.

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

advertising

Showing posts with label tips. Show all posts
Showing posts with label tips. Show all posts

Tuesday, November 17, 2009

Perokok Pasif




Bayangkan berada pada angkutan umum dan ada yang merokok dengan cueknya. Nyebelin banget, kan? FYI, risiko menjadi perokok pasif itu lebih berbahaya dari si perokok lho! Seorang perokok hanya menghisap 15% dari asap rokoknya, sedangkan sisanya yang 85% tersedia untuk dihisa para perokok pasif. Asap rokokyang 'ditelan' perokok pasif mengandung 4000 bahan kimia berbahaya yang 43 diantaranya bersifat karsinogen (zat penyebab kanker). Pengaruh asap rokok pada perokok pasif itu 3x lebih buruk daripada debu batubara.


Hadiah penyakit untuk perokok pasif juga beragam, mulai dari gangguan pernapasan, infeksi telinga, gangguan pertumbuhan paru-paru dan berisiko terkena kanker paru. Hiiy... serem banget loh! Selain itu juga perokok pasif juga bisa mengalami kelambatan penyembuhan luka, karena asap rokok membuat sel firobias yaitu sel yang membantu memperbaiki jaringan tubuh yang rusak jadi saling merekat dan kurang aktif bergerak.

Kurangi risiko menjadi perokok pasif dengan rajin mengkonsumsi vitamin C murni, buah-buahan dan sayur-sayuran. Sudah tahu ruginya kan?? Jadi, mulai tegur para perokok yang berani-beraninya merokok disekitar kita. Apalagi sekarang sudah ada perda tentang larangan merokokdi tempat umum.

Monday, November 2, 2009

Waspadai Penyakit Keturunan




Ngomongin tentang penyakit, kadang memang mengerikan. Tapi coba bayangin, kalau tanpa sepengetahuan kita, ternyata kita punya penyakit yang cukup parah. Serem kan? nah, biar bisa diantisipasi, kita bisa cari tahu ke ortu tentang penyakit keturunan yang ada di keluarga kita.

Penyakit yang diturunkan dari satu generasi ke generasi selanjutnya ini biasanya akibat dari kekacauan gen atau kromosom yang diwarisi. Tapi nggak semua penyakit keturunan ini diwariskan langsung dari orang tua kita, lho. Bisa saja dari nenek, kakek, tante atau oom kita. Dan yang termasuk penyakit keturunan ini seperti diabetes, hemofilia, thalasemia, asma, alergi, dan kanker. Penyakit itu diturunkan secara genetik dan bukan termasuk penyakit menular.

Tapi khusus beberapa penyakit seperti diabetes dan kanker, selain keturunan penyakit ii bisa disebabkan karena life style yang gak sehat seperti makan junk food dan makanan bergula. So, stay healthy!



Friday, August 14, 2009

Berpikir Optimal



http://www.godongkates.co.cc

Berpikir optimal untuk mengambil keputusan sederhana.
Pernah bingung mengambil keputusan? mungkin postingan dibawah ini bisa membantu untuk memecahkan masalah yang sifatnya sederhana.

  1. Definisikan Masalah
  2. Tentukan batas waktu kapan keputusan diambil
  3. Cari alternatif memecahkan masalah dan amati
  4. Hilangkan pilihan yang nggak realistis
  5. Tulis kelebihan dan kekurangan
  6. Rata-ratakan atau beri nilai pada masing-masing dengan skala 1-10 1 = Paling tidak penting s/d 10 = Paling penting
  7. Tentukan pilihan mana yang terbaik


Contoh Kasus:
  1. Masalah :Saya pengen punya gitar, tapi belum ada duit
  2. Batas waktu :Jam 12.00 siang ini
  3. Pilihan 1 :Ngutang ama temen
    Pilihan 2 :Minta ama ortu
    Pilihan 3 :Cari duit sampe dapet
    Pilihan 4 :Minjem gitar temen yang kira-kira bisa lamaaaaaaa
  4. Pilihan yang masih realistis : 1,2 dan 3


Dan kayaknya nilai tertinggi akan jatuh pada pilihan ke 3
      Nah, jangan kaget dulu ama jawabannya, makanya pastikan kamu mengisi alasan-alasan dengan tepat sesuai dengan penalaran dan hatimu. Oke? Jangan bingung lagi.